PENDAHULUAN  

Pendidikan anak merupakan sebuah kebutuhan yang harus diberikan sesuai dengan pertumbuhan, perkembangan dan tahapan usianya. Pendidikan adalah salah satu bentuk pemenuhan hak – hak anak sesuai dengan pembukaan UUD 1945 tujuan pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam hal ini mencerdaskan kehidupan bangsa harus diartikan secara mendalam dan menyeluruh artinya bahwa pendidikan seharusnya tidak hanya dijadikan sebuah alat untuk menaikkan derajat sosial ekonomi  namun harus dapat menjadikan manusia sebagai manusia seutuhnya. Di dalam UUD1945 pasal 31 berisi tentang hak dan kewajiban dalam pendidikan dan kebudayaan yaitu setiap warga negara berhak mendapat pendidikan, setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya, pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu system pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang, negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional, pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.

Pendidikan anak adalah sebuah keniscayaan dalam rangka mensukseskan pendidikan nasional dan terwujudnya kemajuan bangsa. Sumber daya manusia yang berkualitas tidak terlepas dari sebuah proses pendidikan yang bersifat berkesinambungan. Strata pendidikan harus dijalani oleh anak bangsa sesuai dengan jenjang yang di tempuh. Program pemerintah terwujudnya Indonesia emas 2045 merupakan indikator konsistensi pemerintah dalam melaksanakan pendidikan bagi anak – anak bangsa. Sebagai tolok ukur keberhasilan seseorang ketika dewasa adalah bagaimana dia memperoleh pendidikannya pada usia dini. Untuk itu pendidikan anak harus intensif di mulai sejak usia dini yaitu usia 0 – 6 tahun. Pendidikan anak usia dini merupakan fondamen bagi keberhasilan pendidikan berikutnya. Keberadaannya perlu di dukung oleh berbagai pihak dan pelaksanaannya harus terstruktur dan terarah sesuai dengan kebijakan yang di tetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Salah satu contoh program terstruktur dari pendidikan anak usia dini adalah pendidikan kolaboratif yaitu pendidikan yang melibatkan orang tua dalam lingkup sekolah. Era WFH (Work From Home) mengharuskan para orang tua dominan dalam pendampingan pendidikan putra - putrinya di rumah. Anak belajar di rumah bersama orang tua. Hal ini perlu strategi khusus suksesnya kegiatan tersebut. Kiat - kiat atau strategi parenting di era pandemi akan kak Luluk uraikan pada artikel berikutnya.  

PEMBAHASAN

Dunia pendidikan adalah dunia yang melibatkan banyak pihak di dalamnya. Banyak hal yang terkait dengannya. Dunia pendidikan akan maju dan berkembang jika banyak pihak terlibat dalam mensukseskannya. Orang tua, guru, pemerintah dan masyarakat merupakan unsur penting dalam sebuah pendidikan. Semua pihak harus menjalin komunikasi yang baik untuk kemajuan pendidikan.  Pendidikan di sekolah adalah sebagai manifestasi tanggungjawab orang tua terhadap putra – putrinya. Salah satu pilihan utama para orang tua adalah mencarikan referensi bentuk pendidikan yang sesuai dan ideal serta mampu mewujudkan harapan – harapan dan cita – cita. Banyak orang tua yang menyerahkan tanggungjawab pendidikan sepenuhnya kepada pihak sekolah. Berbagai kesibukan dan pekerjaan serta latar belakang pendidikan, budaya dan kemampuan yang berbeda – beda dari para orang tua adalah salah satu faktor rendahnya perhatian orang tua terhadap perkembangan pendidikan putra – putrinya.

Anak memperoleh pendidikan dari sekolah dengan berbagai disiplin ilmu serta ilmu pengetahuan. Pihak sekolah memberikan pendidikan tersebut dengan sebaik – baiknya sesuai dengan program yang telah menjadi ketentuan. Lalu bagaimanakan peran orang tua terhadap pendidikan putra – putrinya meskipun pihak sekolah sudah melaksanakan tanggungjawabnya? Pendidikan anak dalam keluarga adalah yang pertama dan utama. Pengasuhan dalam keluarga apabila dilaksanakan dengan baik dan sejalan dengan pendidikan di sekolah maka aspek perkembangan anak akan berkembang secara sepenuhnya. Khususnya dalam Pendidikan Anak Usia Dini adalah anak belajar melalui bermain. Belajar melalui bermain  dalam pendidikan anak usia dini sangat mendukung semua aspek perkembangan anak yang meliputi moral spiritual, fisik motorik,  kognitif (kecerdasan), bahasa, sosial emosional maupun seni. Peran keterlibatan orang tua dalam pendidikan putra – putrinya akan membantu memaksimalkan proses perkembangan anak dan pada gilirannya perkembangan ini akan menyumbang pada kemampuan anak berpikir logis, kritis dan kreatif serta mampu berkomunikasi dan bekerjasama. Kemampuan – kemampuan itu sangat diperlukan anak di masa – masa kehidupan selanjutnya dalam menghadapi tantangan hidup yang semakin beragam. Pengertian Dasar Parenting  

Parenting menurut Jerome Kagan adalah serangkaian keputusan tentang sosialisasi pada anak yang mencakup apa yang dilakukan oleh orang tua/pengasuh agar anak mampu bertanggungjawab dan memberikan kontribusi sebagai anggota masyarakat termasuk juga apa yang harus dilakukan orang tua/ pengasuh agar anak mampu bertanggungjawab dan memberikan kontribusi sebagai anggota masyarakat termasuk juga apa yang harus dilakukan orang tua/pengasuh ketika anak menangis, marah, berbohong dan tidak melakukan kewajibannya dengan baik (1997). Sedangkan Brooks (2001) mengemukakan pengasuhan sebagai sebuah proses yang merujuk pada serangkaian aksi dan interaksi yang dilakukan orang tua untuk mendukung perkembangan anak. Proses pengasuhan bukanlah sebuah hubungan satu arah yang mana orang tua mempengaruhi anak namun lebih dari itu pengasuhan merupakan proses interaksi antara orang tua dan anak yang dipengaruhi oleh budaya dan kelembagaan sosial dimana anak di besarkan.

Dari beberapa definisi tersebut diperoleh pengertian bahwa pengasuhan atau parenting mengandung beberapa unsur pokok yaitu    : Pengasuhan bertujuan untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan anak secara fisik, mental maupun sosial. Pengasuhan merupakan proses interaksi yang terus menerus antara orang tua terhadap anak. Proses mendorong pertumbuhan dan perkembangan anak secara terus menerus mengandung pengertian bahwa meskipun orang tua sudah menyerahkan sepenuhnya pendidikan putra – putrinya kepada pihak sekolah maka orang tua harus mendampingi pendidikan putra – putrinya dengan cara terlibat langsung dan berinteraksi dengan pihak sekolah. Tujuan dan Manfaat Parenting Sekolah – sekolah yang bersifat open minded (terbuka) dalam manajemennya memiliki perencanaan yang matang yang melibatkan peran orang tua dan masyarakat. Begitupun pelaksanaannya perlu peran serta orang tua sebagai evaluator dalam mendapatkan tujuan dan manfaat yang tepat.

Tujuan keterlibatan orang tua (Kemendikbud, 2016) dalam pendidikan anak adalah: Agar orang tua lebih memahami program sekolah, terjalin hubungan kekeluargaan dan kedekatan antara orang tua dengan pihak sekolah Agar dapat menyelaraskan kegiatan anak di rumah. Orang tua mendapatkan informasi yang utuh mengenai pendidikan putra – putrinya sehingga ada kesesuaian dan keselarasan antara pendidikan di sekolah dengan pendidikan di rumah Agar dapat memberikan masukan untuk kemajuan sekolah. Orang tua dapat memberikan saran maupun kritik kepada pihak sekolah secara terbuka. Agar dapat mengikuti kemajuan belajar anak dan memberikan dukungan untuk kemajuan anak Agar bisa membantu mengatasi berbagai permasalahan yang di hadapi sekolah. Terdapat kesempatan dan peluang bagi orang tua dalam memberikan berbagai pertimbangan dan masukan seputar permasalahan yang di hadapi sekolah.

Manfaat keterlibatan orang tua (Kemendikbud, 2016) dalam pendidikan anak adalah : Meningkatkan kehadiran anak Meningkatkan kepercayaan diri anak Meningkatkan perilaku positif anak Meningkatkan pencapaian perkembangan anak Meningkatkan keinginan anak untuk bersekolah Meningkatkan komunikasi antara orang tua dan anak Meningkatkan harapan orang tua dan anak Meningkatkan kepercayaan diri orang tua Meningkatkan kepuasan orang tua terhadap sekolah Meningkatkan semangat kerja guru Mendukung iklim sekolah yang lebih baik Mendukung kemajuan sekolah secara keseluruhan  Urgensi parenting di atas untuk keberlangsungan pendidikan dan harmoni atau keselarasan pemahaman orang tua di rumah dengan capaian pembelajaran yang disusun oleh para pendidik mengharuskan semua pihak mengerti pengetahuan dasar parenting. Laksanakan parenting dengan kesadaran mengerti makna dan urgensinya sehingga WFH berjalan lancar khususnya pendidikan anak usia dini yang memerlukan perhatian khusus dalam memahami perkembangan anak.

KESIMPULAN

Banyak sekali yang harus dilakukan orang tua dalam mendukung tumbuh kembangnya. Setiap keluarga memiliki cara – cara sendiri dalam mengasuh anak. Cara yang baik tentu harus dilanjutkan namun cara – cara yang sudah tidak relevan yang sangat berhubungan dengan pola asuh harus di rubah oleh orang tua seiring dengan kebutuhan yang ada pada diri anak. Kebutuhan setiap anak adalah berbeda – beda sesuai dengan proses tumbuh kembangnya.

Pola asuh orang tua sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak baik jasmani maupun rohaninya. Orang tua memberikan peran yang sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak. Pola asuh akan mempengaruhi proses interaksi, sosialisasi dan proses belajar mengajar di sekolah. Orang tua harus memahami kebutuhan putra – putrinya dan bisa membedakan antara harapan dan tuntutan. Harapan harus di ukur pada kemampuan yang dimiliki oleh anak sebaik mungkin harapan di kelola dengan baik dan tidak berubah menjadi sebuah tuntutan. Apabila tuntutan lebih mendominasi maka tentu saja berakibat buruk pada diri anak. Program parenting di harapkan mampu menjalin relasi positif antara orang tua dengan pihak sekolah. Pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama maka kerja sama dan komunikasi yang intensif melalui program keterlibatan dan kemitraan orang tua dengan pihak sekolah sangat membantu suksesnya sebuah pendidikan.