MANFAAT BERCERITA BAGI ANAK USIA DINI                  

Anak usia dini adalah anak usia 0-8 tahun. Dimana berdasarkan sebuah penelitian anak usia 0-6 tahun adalah masa keemasan (golden age) dimana perkembangan otak mencapai 50 % pada usia 4 tahun dan mencapai usia 80 % pada usia 8 tahun dan 100 % pada usia 8-18 tahun.  Pada masa emas  ini , begitu banyak hal yang dapat diserap oleh anak.  Pada masa ini anak dapat menjadi peniru ulung terhadap hal-hal yang kita contohkan.  Oleh karena itu sebaiknya kedua orang tua tidak menyia-nyiakan masa mas ini.                

Surat An-Nisa ayat 9, “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”  Penanaman agidah yang kuat dan membangun akhlakul karimah dimulai sejak anak usia dini.  Pada masa ini pula karakter anak mudah dibentuk.  Untuk membangun agidah dan ahlaqul karimah  dibutuhkan peran orang tua di rumah selain peran guru di sekolah dan lingungan sekitar.  Peran orang tua lebih dominan karena anak hampir sebagian besar waktunya dihabiskan di rumah. Apa saja yang harus dilakukan orang tua dalam mendidik putra putrinya agar menjadi anak hebat yang tumbuh dengan agidah yang kuat dan akhlak yang baik seperti harapan semua orang tua?  Tentu memberi nasihat dan contoh dalam pembiasaan kehidupan sehari-hari.  Namun itu saja tidak cukup.  Orang tua harus kreatif dan terampil mencari cara lain agar anak mudah untuk diberi pemahaman akan nilai-nilai tertentu yaitu dengan  bercerita.     

Bercerita menurut Wikipedia adalah cara yang dilakukan untuk menyampaikan suatu cerita kepada para penyimak, baik dalam bentuk kata-kata, gambar, foto, maupun suara. Bercerita sering digunakan dalam proses belajar mengajar tingkat pemula atau anak-anak.  Orang yang ingin bercerita harus memiliki kemampuan berbicara harus memiliki kemampuan berbicara yang baik, dapat berbicara dengan karakter pendengar, berbicara dengan suara-suara, pintar membaca dan intonasi serta keterampilan memakai alat bantu.  Pendengar menjadi terhibur adalah kunci berhasilnya cerita tersebut disampaikan.  Namun orang tua tidak perlu berkecil hati jika keterampilan bercerita ini belum dimiliki karena sesungguhnya begitu banyak manfaat dari bercerita oleh karena itu  fokuslah pada manfaatnya.

Dengan bercerita banyak manfaat yang didapat  bagi orang tua  dan anak , diantaranya: Hubungan yang erat antara orang tua ibu/bapak dan anak Anak senantiasa terhibur/bahagia Wawasan dan informasi banyak yang ia bisa terima dan serap Pesan pesan moral membekas di hati dan dijadikan panutan Anak gemar membaca dan mencintai buku Kosakata anak lebih banyak dan perkembangan bahasa serta literasinya sangat baik Menghindari anak menghabiskan waktu dengan cara kurang manfaat seperti tv dan gaget Mengoptimalkan sinap-sinap otak anak Orang tua dan anak saling mencintai dan menyayangi Begitu banyak manfaat yang didapat anak dari bercerita yang dilakukan orang tua kepada anaknya.

Lantas bagaimana cara orang tua bisa bercerita dengan anak usia dininya?  Cara bercerita yang dapat dilakukan orang tua kepada anaknya adalah: Dengan buku cerita Orang tua bebas dan mudah memilih buku apa saja yang bisa diceritakan.  Namun kadang orang tua terlalu terpaku pada alur cerita sehingga  bila orang tua kurang terampil membuat anak bosan. Dengan gambar Orang tua leluasa menggali ide jalan cerita melalui gambar.  Kadang alur cerita  bisa dikarang sendiri.  Namun untuk gambar orang tua harus mencari terlebih dahulu   Dengan boneka tangan Orang tua bisa menggunakan boneka tangan sebagai tokoh dan bisa memainkan suara masing-masing tokoh  

Dengan media atau barang sekitar, seperti sapu, sepatu dan lainnya Barang sekitar adalah media yang mudah didapat, bisa dijadikan tokoh dalam bercerita. Diperlukan kreativitas orang tua dalam menyampaikan pesan melalui media barang sekitar yang digunakan.  Misal anak suka meletakan sepatu tidak pada tempatnya maka sepatu bisa dibuat sedih karena tidak kembali ke rumahnya.  Bercerita menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi orang tua dan anak karena begitu banyak manfaat yang didapat untuk buah hati kita. Selamat mencoba. Selamat bercerita

Sumber gambar : https://www.pinterest.com