Event JIF September 2016

​السلام عليكم ورحمة الله وبركاته 

Kepada yang terhormat;

Para Pengelola Rumah Tahfidz, Wali Kelas/Guru Agama SD Islam, Ustadz Ustadzah TPA, Para Orang Tua  se DI Yogyakarta Sekitarnya

Kami Pengurus Pusat dan Pimpinan Wilayah PPMI DIY mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i semua untuk menghadiri kegiatan *Sharing dan Diskusi Kiprah Dakwah PPMI melalui Kisah di Indonesia dan Launching Program Akhlaq melalui Kisah bagi Rumah Tahfidz, SD Islam, TPA, Orang Tua/Keluarga*  bersama Kak Ari Ketua Umum PPMI dan Pengurus, besok In Syaa Allah hari Selasa, 20 September 2016, pukul 09.00-11.30 di Panggung Utama Jogja Islamic Fair 2016 GOR UNY

Mari dukung dan turut menjadikan Kisah Qur’an dan Sunnah serta Kisah Para Salafus Sholeh dalam Gerakan Indonesia Berkisah Indonesia Berkah bersama Persaudaraan Pencerita Muslim Indonesia.

Hiasi akhlaq anak-anak Generasi Penerus kita dengan Qur’an dan Kisah mulya.

Salam.

Kak Ari Prabowo (PP PPMI)

Kak Aris Pahlawan Bertopeng (PW PPMI DIY)

Pentingnya BERKISAH

​Resume kajian Siroh Nabawiyah, ustadz Budi Ashari, Lc, Tema : ”13 tahun Pondasi Mekkah”
Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam diberikan Allah Ta’ala tugas selama 23 tahun menjadi Rasul.  23 tahun itu kita bagi menjadi 2 : 

1. Fase MAKKAH selama 13 tahun

2. Fase MADINAH selama  10 tahun

Bacalah al Quran kemudian bandingkan isi Al quran antara ayat ayat Makkiyah dan ayat ayat Madaniyah. Perhatikan perbedaan perbedaannya. para ulama telah memberikan kajiannya kepada kita setelah mereka teliti.  Dan itulah konsep, itulah urutan, itulah cara mendidik, itulah pendidikan islam yang sesungguhnya.  
Salah satu hal yang menarik dalam ayat-ayat Makiyyah adalah bahwa ayat ayat ini dipenuhi dengan KISAH. Ini karena ayat ayat Makiyyah adalah ayat  ayat yang membangun pondasi aqidah dan akhlak .Ayat ayat Makiyyah adalah ayat ayat yang dipenuhi dengan kisah yang sangat banyak. 
Maka itu artinya…KISAH merupakan konsep yang sangat mahal dan islam tidak suka dengan dongeng . Yang di inginkan oleh Allah dan Rasul adalah KISAH, bukan dongeng, bukan kisah fiktif, tetapi sejarah. Kisah adalah salah satu konsep pendidikan islam, konsep pendidikan keluarga kita yang sangat mahal. 
Alangkah ruginya kita ketika hari ini di kurikulum, terutama di usia anak anak, di usia awal mereka , tidak ada kurikulum sejarah islam.  Kurikulum KISAH harusnya ada untuk membangun konsep diri mereka,  untuk membangun aqidah dan akhlak mereka.  Kalaupun ada tentang  kurikulum kisah ternyata kisah fiktif.  Atau hanya merupakan cerita, dongeng negeri-negeri, wilayah- wilayah yang tidak jelas kebenarannya, tidak valid darimana sumbernya . Sangat disayangkan.  Padahal kisah merupakan konsep yang sangat mahal yang dengan itulah dulu Rasul dan para sahabat mendidik generasinya.  
Mengapa dengan berkisah? Karena berkisah juga merupakan sesuatu yang sangat disukai orang. Tidak ada diantara kita yang tidak suka dengan kisah. Kita bisa duduk berlama lama dengan kisah tapi mungkin kita tidak bisa duduk berlama lama membicarakan tentang hukum. Tidak semua orang menyukai itu. Maka dari itulah pembahasan tentang hukum, pembahasan tentang beban syariat, itu nanti dikota Madinah. Ini pelajaran mahal buat kita. 
Makanya pantas jika kita punya generasi yang terus kita jejali dengan kewajiban, umpamanya kewajiban sholat, berbakti kepada orang tua ,membaca al quran, silaturahim, sedekah, tapi kalau tanpa pondasi… Itu hanya menjadi beban bagi mereka. Tanpa pondasi yang kuat mereka akan  ambruk.   Saat ambruk itulah kita akan terkejut,  kita akan berkata.  “saya sudah mendidiknya dari kecil mengapa disaat usia sudah besar ternyata mereka berubah?” itu karena kita tidak menyiapkan pondasinya.  Sehingga ketika beban semakin berat maka,  ambruklah bangunan islam generasi kita. 
# Ibu, bapak, ayah, bunda, para guru, ustadz, ustadzah, evaluasi apa yg sdh kt lakukan, dongengan yg sering kita smpaikan di rumah, masjid dan sekolah!!!
Ganti dongeng binatang dengan kisah yang valid.  Ganti dengan  memberikan KISAH  siroh nabi dan kisah para sahabat generasi terbaik kepada mereka.

Karena ini soal mendirikan PONDASI.
Jaga Niat seluruh Juru Kisah

Kak Ari PPMI (081326189997)

#Indonesia berkisah #Indonesia Berkah

#mari berkisah karena berkisah adalah sunnah

#Persaudaraan Pencerita Muslim Indonesia

Persaudaraan kami 1

​*Surga dan Bahagia karena kita tergabung dalam PPMI*
“Saudara vs Persaudaraan”
Jika ada yang bertanya, adakah  kaitan antara saudara dan kebahagiaan, jawabannya mungkin akan mengagetkan: 

tidak ada kaitannya.
Saudara tidak akan membuat kita bahagia. Yang membuat kita bahagia adalah persaudaraan.
Saudara adalah orang-orang yang terhubung dengan kita karena pertalian darah, berdimensi fisik.
Sementara persaudaraan adalah orang-orang yang terhubung dengan kita karena pertalian hati, berdimensi spiritual.
Jika menilik sejarah, banyak kejahatan yang dilakukan oleh saudara kepada saudaranya sendiri. Kisah pembunuhan pertama dalam sejarah umat manusia, antara Qabil dan Habil, dilakukan oleh saudara atas saudaranya sendiri. 
Begitu pula dalam kisah konspirasi saudara-saudara Nabi Yusuf untuk melenyapkannya.
Jika dalam kasus Qabil dan Habil berlaku kejahatan oleh saudara one-on-one, dalam kisah Nabi Yusuf yang terjadi adalah persekongkolan jahat oleh sesama saudara. 
Kisah-kisah ini mengajarkan kepada kita bahwa saudara yang bertali secara darah (fisik) bisa menjadi musuh saat tidak ada pertalian hati (spiritual).
Ada 4 tipe manusia dalam konteks saudara dan persaudaraan:

1. Saudara yang menunjukkan persaudaraan. *Inilah surga*
2. Bukan saudara namun menunjukkan persaudaraan. *Ini adalah kebahagiaan (happiness)*
3. Bukan saudara dan tidak menunjukkan persaudaraan. *Ini disebut ketidakbahagiaan (unhappiness)*
4. Saudara tapi tidak menunjukkan persaudaraan. *Inilah neraka*
Jika ada orang yang bukan saudara dan dia tidak menunjukkan persaudaraan kepada kita, kita bisa dengan mudah menghindarinya. Kita bisa memilih komunitas lain tanpa harus bertemu dengannya.
Namun akan lebih berat bagi kita jika yang tidak menunjukkan persaudaraan itu adalah saudara kita sendiri. 

Disinilah kita perlu memaknai setiap kondisi yang kita hadapi agar tidak mengalihkan kita dari kebahagiaan.
Kepada mereka yang tidak menunjukkan persaudaraan, kita bisa memaknainya sebagai cara Allah SWT untuk menjadikan diri kita agar menjadi manusia yang lebih baik. Hilangnya rasa persaudaraan dari saudara kita tidak boleh menjadi penghalang bagi kita untuk terus membangun tali persaudaraan darinya
Lantas, apa yang dibutuhkan untuk memunculkan rasa persaudaraan khususnya antara sesama saudara? Kata kuncinya adalah connectedness, rasa terhubung satu sama lain, rasa bahwa kita adalah satu tubuh. 

Disaat ada bagian dari tubuh kita yang sakit, maka seluruh tubuh akan merasakannya. Demikian pula sebaliknya, saat bagian tubuh yang sakit itu pulih, seluruh tubuh merasakan kesegaran.
RBK Group adalah salah satu upaya untuk  menyatukan hati.

Ada 2 ciri connectedness:
Kita merasa senang jika saudara kita mendapatkan kebaikan, dan kita merasa sedih saat saudara kita mendapatkan keburukan. Inilah yang dianalogikan sebagai satu tubuh.
Kita selalu berhubungan dengan saudara kita meski kita sedang tidak membutuhkannya.
Semoga bisa jd inspirasi agar bisa menjadi saudara yg baik dan menjaga persaudaraan terlebih dalam ikatan PPMI wadah bersatunya hati para Juru Kisah dalam menegakkan Sunnah dan Risalah
Mohon maaf para sahabatku … PPMI adalah Amanah untuk menjadikan ISLAM BESAR bukan kita yg besar …
Terus Berkisah tuk RAIH NEGERI BERKAH

Kak Ari PPMI

Gabung Kembali dalam Akademi Berkisah PPMI

_Assalamu’alaikum_ … 🙂
Bismillah, berikut beberapa hal yg ada dalam AKB PPMI

1⃣ Output  Akademi Berkisah (AKB) adalah peserta mampu berkisah dalam lingkup peran dakwah, pendidikan, dan atau  pengasuhan.

2⃣ Peserta *wajib* memiliki komitmen dalam mengikuti AKB (dengan menandatangani lembar* komitmen di atas materi 6.000)

3⃣ Jumlah peserta AKB dibatasi maks 15 orang untuk efektifitas dan optimasi dalam kegiatan

4⃣ Metode pembelajaran yang digunakan, yaitu:
       *_Coaching_*    80%
       *_Mentoring_*  10%
       *_Lecturing_*    10%

5⃣ Proporsi materi AKB
      📝Teori      10%
      📌Praktek  90%

6⃣ Setiap peserta akan memiliki lembar* rapor masing-masing untuk _monitoring_ _progress_ dan pencapaian dalam berkisah.

7⃣ Setiap 5 peserta dibimbing oleh 1 _coach_

8⃣ Pertemuan _virtual_ ( _WhatsApp Group, Team Viewer Meeting_ ) akan dilakukan sebagai bentuk _monitoring_ secara _intens_ oleh _coach_ dengan waktu yang akan diinfokan kemudian. Aplikasi yang diperlukan dapat diunduh di _gadget_ masing-masing peserta.

9⃣ Jadwal AKB setiap *Sabtu & Ahad* hingga 8 kali pertemuan.

_Jadwal** sementara AKB PPMI_

🗓  Sabtu, ⏰ 16.30 – 20.00 WIB
        Ahad,  ⏰ 14.00 – 17.00 WIB
🏚  Omah Dakwah ( _default_ )
🏞  Lokasi lain yang disepakati

_Barakallahu fiikum_ :)👍

*)   _Form dibagikan dari panitia_
**) _Jadwal dapat berubah sesuai kesepakatan peserta dan coach_

Silahkan lengkapi data dengan mengisi google form pd artikel sebelumnya.

Bersama kami mewujudkan
Indonesia Berkah melalui Indonesia Berkisah

Kenali Nabi Kita

Kenali Nabi Kita

Sekenal apa kita pada Sang ‪#‎Nabi‬ ﷺ? Mohon izin merangkum beberapa sifat beliau dari hadits-hadits dalam Asy Syamail karya Imam At Tirmidzi:
1. Perawakan Sang #Nabi ﷺ tidak tinggi, tidak pendek. Rambutnya tidak keriting, tak pula lurus. Wajah beliau tak bulat, bukan pula persegi.
2. Kulit Sang #Nabi ﷺ cerah, putih kemerah-merahan. Rambutnya disisir ketika sebahu, digerai ketika sepapak daun telinga. Dahi beliau lebar.
3. Alis Sang #Nabi ﷺ melengkung panjang, tebal, & nyaris bertaut di tengah. Di antara keduanya terdapat urat yang memerah kala beliau marah.
4. Bola mata Sang #Nabi ﷺ indah & hitam, bulu matanya lentik menawan. Hidungnya mancung, bagian atasnya memancar cahaya. Dua pipinya datar.
5. Janggut Sang #Nabi ﷺ menggaris dari depan telinga, menebal menuju dagu. Mulutnya lebar, gigi-giginya besar, dari selanya memancar cahaya.

MILAD KE 8 PPMI

لَقَدۡ كَانَ فِي قَصَصِهِمۡ عِبۡرَةٞ لِّأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِۗ مَا كَانَ حَدِيثٗا يُفۡتَرَىٰ وَلَٰكِن تَصۡدِيقَ ٱلَّذِي بَيۡنَ يَدَيۡهِ وَتَفۡصِيلَ كُلِّ شَيۡءٖ وَهُدٗى وَرَحۡمَةٗ لِّقَوۡمٖ يُؤۡمِنُونَ ١١١

  1. Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. Q.S. Yusuf : 111

كَذَٰلِكَ نَقُصُّ عَلَيۡكَ مِنۡ أَنۢبَآءِ مَا قَدۡ سَبَقَۚ وَقَدۡ ءَاتَيۡنَٰكَ مِن لَّدُنَّا ذِكۡرٗا ٩٩

  1. Demikianlah kami kisahkan kepadamu (Muhammad) sebagian kisah umat yang telah lalu, dan sesungguhnya telah Kami berikan kepadamu dari sisi Kami suatu peringatan (Al Quran).

Q.S. Thoha : 99

PPMI merupakan pelopor dari Gerakan Membangun Akhlaq Bangsa melalui Cerita/Kisah Mulya. PPMI mendasari semua ini dari suatu kesadaran, keprihatinan dan rasa syukur atas anugerah semangat dan bakat yang melekat pada diri, anugrah ini adalah suatu amanah agar selalu turut memelihara fitrah anak-anak bangsa. Dengan penuh tekad setiap Juru Cerita/Kisah Muslim Indonesia yang tergabung dalam Persaudaraan Pencerita Muslim Indonesia “PPMI” akan selalu siaga, terus menorehkan Prestasi dan Prasasti karena gerakan ini adalah usaha Transformasional bukan Transaksional.